Simak 5 Ketentuan Penting Tentang Pajak Supaya Terhindar Pungli

Simak 5 Ketentuan Penting Tentang Pajak Supaya Terhindar Pungli

Smconsult РSebagai wajib pajak yang bertanggung jawab dengan kewajibannya, kita pasti berusaha untuk selalu membayar pajak tepat waktu.  Pembayaran dan pelaporan pajak wajib dilakukan mengingat dari pungutan pajak negara bisa membangun infrastruktur lebih baik lagi bahkan membantu menutupi hutang negara. Sayangnya dalam praktek pembayaran pajak yang terjadi di lapangan terkadang terjadi PUNGLI yang sengaja dilakukan beberapa pihak.

Pungutan liar ini tentunya meresahkan dan merugikan wajib pajak, agar Anda terhindar dari pungli saat akan membayar pajak, maka ketahuilah 5 ketentuan seputar pajak di bawah ini:

Perubahan Tarif

Pemotongan Pajak Penghasilan berdasarkan pada pasal 21 diperuntungkan untuk pegawai tetap sedangkan pajak orang pribadi memakai pasal 17.  Pada tahun 2009, pasal 17 mengenai tarif pajak  mengalami perubahan seiring dengan diberlakukannya UU Nomor 36 di tahun 2008.

Biaya Jabatan Serta Iuran Pensiun

Yang dimaskud sebagai biaya jabatan merupakan biaya untuk memperoleh, menagih serta memelihara penghasilan yang diperoleh dikurangkan dari pendapatan tiap orang yang bekerja sebagai pekerja tetap tanpa memandang jabatan. Berdasarkan pada PMK-250/PMK.03/2008, 31 Desembar 2008, ditetapkannya Biaya jabatan serta Biaya Pensiun yang bisa dikurangkan dari pendapatan bruto pegawai tetap atau bahkan pensiunan di dalam menghitung jumlah Pajak Penghasilan terhutang atas pensiunan atau gaji serta tunjangan lainnya yang berhubungan dengan gaji atau pensiunan atau pekerjaannya.

Penghasilan Tidak Kena Pajak

Besarnya penghasilan tidak kena pajak ini kerapkali mengalami perubahan di mulai dari UU No.8 di tahun 1983 berdasarkan pada Peraturan Menteri Keuangan.

WP Badan Dalam Negeri Juga Bentuk Usaha Tetap Diatur Dengan Persentase 28%

Jika ingin membayar pajak badan maka Anda harus tahu terlebih dahulu berapa persentase yang diatur oleh pemerintah khususnya untuk bentuk usaha di dalam negeri dan untuk wajib pajak badan yang mana diatur dengan persentase sebesar 28%, jika lebih dari ini maka perlu ditinjau kembali apa memang ada perubahan atau tidak.

WP Orang Pribadi Di Dalam Negeri

Makin tinggi penghasilan wajib pajak maka persentase yang diberikan untuk penghasilan kena pajak makin besar pula, di mulai dari 5%-30%.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *