Mulai Sekarang, Hindari Penggunakan Kata “Autis HP”

Pesatnya perkembangan teknologi informasi memang membawa banyak keuntungan. Mulai dari komunikasi jarak jauh, pengetahuan semakin luas, serta kecepatan mengakses segala hal. Namun, bukan berarti kemajuan ini hanya memiliki dampak positif saja.

Banyak orang yang justru malah kecanduan dengan gadget mereka. Biasanya, orang-orang ini dikenal dengan istilah “gadget freak”, “generasi menunduk”, serta “autis HP.”

Istilah-istilah yang diberikan pada pecandu gadget memang dibuat sebagai kata rujukan. Namun, pada praktiknya, belum tentu istilah tersebut cocok digunakan pada kehidupan sehari-hari. Salah satu contohnya ialah istilah “autis HP.” Memang, istilah ini digunakan dalam konteks candaan dengan orang-orang sekitar.

Namun pada kenyataannya, terminologi “autis HP” tidak pantas dijadikan sebagai banyolan. Secara tidak langsung, penggunaan kata “autis” akan menyindir pihak-pihak tertentu, terutama penderita autis sungguhan.

Autisme merupakan kondisi yang serius dan memerlukan penanganan khusus. Menjadikannya sebagai candaan tentu tidaklah sama sekali pantas. Apalagi jika lawan bicara kita memiliki keluarga yang menderita autisme.

Menggunakan autisme sebagai bahan candaan tentu membuat kita tidak terlihat sopan. Bahkan, bukan tidak mungkin hubungan kita dengan orang lain menjadi rusak.

Mengapa Harus Menghindari Istilah “Autis HP”?

Jika tidak menggunakan istilah “autis HP,” kita bukan hanya menjaga kesopanan saja. Secara tidak langsung, kita juga sudah menunjukkan kepedulian kepada penderita autisme.

Meskipun berbeda, penderita autisme tetaplah bagian dari masyarakat sosial. Oleh karena itu kita juga wajib untuk memberikan respek kepadanya.

Mengenal Autisme dalam Konteks Nyata.

Untuk meningkatkan kepedulian terhadap penyandang autis, kita perlu memahami kondisi mereka. Jadi, autisme merupakan sebuah keadaan dimana sistem saraf anak mengalami gangguan. Karena ganggunan ini, mereka mengalami masalah pada perkembangan otak yang berujung pada minimnya kemampuan untuk berkomunikasi dan berinteraksi.

Meskipun cara penyembuhan total belum ditemukan, ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk menanggulangi autisme. Misalnya seperti pemberian vitamin untuk anak autis.

Vitamin Untuk Anak Autis Sebagai Suplemen Otak.

Karena mengalami gangguan pada sistem saraf, otak anak autis harus diberikan nutrisi. Melalui vitamin untuk anak autis, otak akan mendapatkan suplemen yang membuat kondisi menjadi lebih baik. Perilaku-perilaku yang biasanya dilakukan oleh anak autis bisa berkurang secara signifikan.

Sementara itu, vitamin untuk anak autis juga terbuat dari bahan alami. Jadi, kita tidak perlu khawatir menggunakannya dalam jangka waktu lama.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *